saham bbni

MENGULAS SAHAM BBNI – MEMBEDAH BBNI, APAKAH BENAR SUDAH MURAH ?

Bank BNI merupakan bank yang dimiliki oleh pemerintah indonesia (kepemilikan saham 60%) atau di sebut dengan perusahaan BUMN. Bank Negara Indonesia atau bank BNI adalah bank komersial paling tua di negara kita ini, indonesia. Bank BNI berdiri pada 5 juli 1946,  BNI memiliki wilayah operasi di berbagai negara ternama yaitu Australia, Kanada, Indonesia, Hong Kong, Tokyo, Korea Selatan, Singapura pada Pragmatic Free Spin, London, Britania Raya, New York, Amerika Serikat, Malaysia. Bank BNI meraih pendapatan per 2017 sebesar 48,18 triliun, Laba operasi per 2018 19,59 triliun, Laba bersih per 2018 sebesar 15,09 triliun, Total aset per 2018 sebanyak 808,57 triliun dan Total ekuitas per 2018 sebanyak 110,37 triliun. BNI sendiri memiliki jeni pelayanan yang banyak seperti simpanan, pinjaman dan kartu kredit. Dalam simpanan terdapat layanan BNI Taplus, BNI Taplus bisnis, BNI taplus muda, BNI taplus anak, BNI haji, BNI tapenas, SNI simpanan pelajar, Tabunganku, BNI deposito, Jasa – jasa, dan bancaasurance. Di jenis layanan pinjaman terdapat layanan BNI griya, BNI flei, BNI griya multiguna, BNI instant, BNI dflexi pensiun, dan dalam jenis layanan kartu kredit terdapat layanan kartu reguler, co-branding card,corporate card, business card, dan affinity card.

Dalam masa pandemi ini, sektor ekonomi mulai tidak stabil, dam membuat harga – harga saham menjadi tidak menentu. IHSG sempat menurun dalam beberapa tahun terakhir ini, akibat nya saham – saham bluechip menurun. BBNI merupakan salah satu saham yang menjadi turun akibat pandemi covid 19 ini, saham bank bni ini yang di tutup pada Rp. 4.150 pada tanggal 14 april 2020. Penurunan harga yang tajam dalam waktu yang tidak lama itu di rasa sangat berlebihan.

bisa di lihat di indikator stochastic per minggu yang ada di bawah 20 atau over sold dan juga sama hal nya pada periode per bulan. Untuk jangka panjang BBNI , kekuatan nya yang paling dekat ada di level 4.850 per saham nya, jika hal nya itu tersebut bisa di lalui oleh BBNI, maka saham tersebut bisa melampau hingga 6.000 sampai dengan 6.150 per lembar saham. Dan bisa lebih daripada itu, bila peluang 6.800 sampai 7.000 bisa terbuka kalau BBNI bisa memintasi 6.150 per lembar saham.

Nah bila pandemi ini selesai, ada peluang untuk ekonomi global pulih kembali, dan para investor tidak perlu khawatir dengan kondisi pasar saham , karena semua akan kembali baik – baik saja seperti semula. Pada saat ini, nilai buku pada BBN ada di level harga 6.570, sehingga harga saham di hari – hari nya mereflesikan di level 0,63 x PBV. Walau terhadang dengan pandemi COVID 19 ini, bank BNI tetap menjadi yang terbaik di negeri ini, pasal nya kinerja bank BNI membuahkan kinerja yang baik hingga bulan februari tahun 2020, hal ini di lhat dari kenaikan laba bersih, dana pihak 3 dan juga kredit. Kenaikan laba berih saham bank BNI ditumbuhkan oleh NII menjadi 5,92 T pada bulan feb 2020. Lalu dalam hal pendapatanan komisi dan administrasi tetaplah kuat di angka 1,44 T. Kenaikan aset bank pun di dorong dengan meningkatnya saluran kredit dan juga dana pihak ke 3.