Yuk Analisa Saham BBRI, Saham Favorit Para Investor

Saham BBRI

Saham BBRI banyak diburu dan dijadikan sebagai investasi para investor terutama di Indonesia. Sejauh ini, kinerja saham BRI memang selalu memuaskan serta memberikan return yang menarik.

Namun untuk yang belum memiliki saham ini mungkin akan bertanya apa bagusnya dan apa menariknya saham bank ini sehingga bisa menjadi saham blue chip yang diburu.

Untuk mengetahuinya, kita harus membongkar terlebih dulu kinerja bank ini dengan melakukan analisa saham BBRI.

Saham BBRI, Saham Favorit Sejuta Investor

Saham BBRI

Bank Rakyat Indonesia dikenal sebagai salah satu bank tertua di Indonesia dengan umur lebih dari 1 abad serta memiliki jaringan kantor cabang terbesar di seluruh Nusantara.

Bukan hanya besar dan tua, bank ini juga merupakan bank dengan profit tertinggi di Indonesia sejak tahun 2018. Mengalahkan bank Mandiri yang sebelumnya selalu menjadi nomor 1.

Jaringan bank ini juga sangat luas di seluruh Indonesia dan memiliki kaitan dengan focus utama usaha kecil menengah dan mikro. Data kredit BBRI juga menunjukkan adanya 70% kredit mengalir ke usaha UMKM.

Kredit UMKM menguntungkan BRI dalam hal Tahan Krisis Ekonomi, Spread Tinggi, dan Penyalur Utama Kredit KUR.

Namun, kita tentu saja kita tak bisa menjamin bahwa kinerja saham BBRI di masa lalu akan sama dengan kinerja di masa depan.

Namun, trend harga saham BBRI 10 tahun terakhir menunjukkan kinerja yang bagus dimana asetnya meningkat sebesar 300%, ekuitas meningkat 670% dan profit melompat 380%.

Disamping itu, BRI juga rajin memberikan dividen kepada pemegang sahamnya secara rutin hampir setiap tahun.

Pertanyaannya adalah bagaimana kinerja bank ini ke depannya. Apakah masih bisa mempertahankan prestasinya selama ini atau lebih baik.

Dalam laporan kuartal 1 2020, bank BRI mencatat laba sebesar RP 8 T periode Jan – Mar 2020, jumlah laba yang sama dengan periode kuartal 1 2019. Namun, sejumlah indicator keuangan mulai menunjukkan efek negative Covid-19.

1.Pertumbuhan Kredit & Restrukturisasi Kredit

Saham BBRI

Kredit merupakan jantung dari bisnis perbankan. Bukan hanya memberikan kredit, bank tidak bisa mencetak keuntungan karena bunga harus dihasilkan dari kredit yang diberikan.

Karena itulah, salah satu indicator paling utama pertumbuhan bisnis bank dan grafik saham BBRI adalah pertumbuhan kredit. Bank ini mencatat kenaikan penyaluran kredit 10% di akhir kuartal 1 2020.

Pertumbuhan ini cukup bagus. Namun tetap muncul indikasi perlambatan dari tahun ke tahun walaupun masih meningkat terlebih lagi akibat Covid-19.

Salah satu indikasi lain dari dampak Covid-19 adalah lonjakan restrukturisasi kredit di BRI pada Maret – April 2020.

Seiring melemahnya perekonomian akibat pandemic, banyak debitur yang menghadapi kesulitan membayar cicilan dan mengajukan relaksasi kredit.

Total restrukturisasi kredit BRI mencapai 100 T di akhir April 2020. Kurang lebih ada 11% dari total portofolio kredit, jumlah yang cukup signifikan.

Tingginya jumlah restrukturisasi seiring dengan pemerintah meluncurkan restruktur pinjaman KUR, sementara BRI adalah penyalur program KUR terbesar.

Untuk sementara waktu, restruktur akan memberikan nafas kepada debitur dan bagi bank tidak akan membebani NPL dan pencadangan.

2.ROE dan ROA

Saham BBRI

Apakah harga saham BBRI akan menguntungkan untuk pemegang saham dapat dilihat dari Return on Equity atau profit dibandingkan ekuitas yang berarti berapa persen bank bisa menghasilkan return / profit dibandingkan ekuitas yang pemegang saham tanamkan.

BRI memiliki ROE 19,95% di kuartal 1 2020 naik dari tahun sebelumnya di 17,86% menunjukkan efektivitas perusahaan dalam menggunakan modal pemegang saham.

Selain itu, ROA menurun ke 2,99% dari 3,28 setahun sebelumnya yang menunjukkan kenaikkan asset tidak diimbangi laju kenaikan profit, mungkin salah satunya karena profit yang stagnan akibat dampak pandemic.

Namun, analisa fundamental saham BBRI menunjukkan angka ROA 2% lebih tinggi diantara bank-bank sekelasnya di Indonesia.

Itulah sedikit analisa mengenai saham BBRI yang harus kalian tahu sebelum memutuskan untuk ikut berinvestasi ke dalamnya. Semoga bermanfaat.